Sunday, 04 December 2022

FILM PENDEK SEBAGAI MEDIA DALAM PENYAMPAIAN INFORMASI KARIR

Merencanakan masa depan haruslah dilakukan secara matang, tetapi pada kenyataannya masih banyak siswa masih bingung dalam menentukan arah pilih karir. Masih banyak siswa lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, disebabkan oleh sesuatu yang tidak bisa dihindarkan seperti perekonomian yang kurang menunjang, tidak adanya bimbingan yang sesuai, kebiasaan lingkungan dll Walgito (2010). Oleh karena itu para siswa tersebut membutuhkan bimbingan yang baik, khususnya yang berkaitan dengan karir yang akan ditempuhnya di masa mendatang. Selain itu siswa juga memerlukan bimbingan dalam memilih jurusan atau program studi yang tepat yang akan ditempuhnya.

 

sumber: primaindisoft.com/

Siswa SMA seringkali mengalami kesulitan dan kebimbangan dalam menentukan pilihan perguruan tinggi dan jurusan yang hendak dipilihnya. Tidak jarang siswa memilih perguruan tinggi tanpa disertai dengan pemahaman yang baik mengenai bakat, minat, dan kemampuan dirinya. Kurangnya pemahaman siswa tentang karier tersebut disebabkan oleh kurangnya informasi karier dan pekerjaan yang mereka peroleh. Individu yang paham tentang karir merupakan individu yang bisa memilih pilihan karir dari berbagai alternatif yang sesuai dengan tipe kepribadiannya dengan lingkungan pekerjaannya yang diminatinya. Semakin baik tingkat kecocokan antara tempat karir dan gambaran minat karirnya, semakin meningkat pula kepuasan siswa dengan pekerjaannya dalam meraih karirnya dimasa mendatang.

Permasalahan karir merupakan permasalahan masa depan siswa. Kegiatan masa sekarang akan mewarnai masa depan seseorang. Agar siswa dapat menyiapkan masa depannya dengan baik, siswa harus dibekali dengan sejumlah informasi karir yang akan dipilihnya. Informasi yang cukup dan tepat tentang seseorang, merupakan aset bagi individu yang bersangkutan untuk memahami potensi, bakat, minat dan kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya.

Secara sederhana pengambilan keputusan karir merupakan sebuah hal yang harus dilalui setiap individu. Keputusan karir harus disesuaikan dengan apa yang dimiliki individu tersebut, bisa dilihat dari bakat, minat, kemampuan maupun pengalaman-pengalaman yang yang dimiliki oleh individu. Keputusan yang diambil individu akan menjadi awal bagi penentuan kehidupan selanjutnya.

 Karir merupakan bagian dari kehidupan setiap orang dalam hal ini siswa bahkan karir dianggap sebagai status yang dapat menghidupkan dan menghancurkan seseorang. Karir siswa dimasa depan seharusnya ditentukan dari jenjang pendidikan sedini mungkin, berhasil atau tidaknya kehidupan karirnya nanti ditentukan oleh perencanaan saat dia masih berada dibangku sekolah ataupun jauh sebelum itu.

Banyak siswa tidak dapat merencanakan karir sehingga siswa hanya ikut-ikutan saja dalam memilih jurusan pendidikan dan jenis pekerjaan yang akan ditekuni. Siswa hanya merencanakan karir dikarnakan ingin seperti yang direncanakan teman atau kelompoknya, menuruti kata orang tua, atau karna gengsi ingin seperti orang lain yang disenanginya tanpa mempertimbangkanminat dan keahlian yang dimiliki.

Selanjutnya, remaja yang orang tua dan temannya mempunyai standart status karir yang lebih baik akan berusaha mencari status karir yang lebih tinggi juga, meskipun dia berasal dari kalangan berpenghasilan rendah. Sementara pengaruh sekolah, guru dan pembimbing memberikan pengaruh yang sangat kuat dalam perkembangan karir bagi siswa adalah pijakan awal dimana seseorang pertama kali berkenalan dengan dunia kerja.

Fenomena yang terjadi pada siswa di SMA N 1 Panawangan secara umum berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh guru BK melalui AKPD, didapat hasil bahwa bidang karir mencapai prosentase 70,83%. Angka ini paling tinggi diantara bidang bimbingan lainnya.   Kurangnya pemahaman siswa tentang karier disebabkan oleh kurangnya informasi karier dan pekerjaan yang mereka peroleh. Kurangnya informasi ini bisa saja karena kurangnya pemberian layanan informasi karier. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya informasi, rendahnya dukungan orang tua, tingkat kecerdasan, kepercayaan diri, keadaan ekonomi kebanyakan siswa masih ikut-ikutan teman mengingat masa remaja pada kondisi emosi yang masih labil, dan fakto-faktor lainnya baik internal maupun eksternal. Hal ini juga senada dengan pendapatnya  Walgito (2008) bahwa kurangnya informasi atau pengetahuan tentang karier ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengenalan bimbingan atau layanan karier dan penilaian karier.

Berdasrkan data yang diperoleh oleh guru BK maka, sangatlah penting layanan informasi tentang karir diberikan kepada peserta didik. Terutama pada peserta didik yang duduk di kelas XII. Memberikan layanan informasi dengan media film/ video untuk memberikan pemahaman pada siswa tentang pengambilan keputusan karir yang akan ditempuhnya sehingga para siswa memiliki gambaran langsung dengan tayangan-tayangan film/video yang akan diberikan dengan layana informasi karir. Kelebihan media video yaitu penyampaian pembelajaran menjadi lebih baku, pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih iteraktif, dapat meningkatkan kualitas belajar, dapat diberikan kapan diinginkan dan dimana saja, memberikan peran positif guru Kemp& Dayton dalam Arsyad (2009).

Layanan informasi karir yang diberikan ditambahakan dengan adanya sebuah penayangan film, setiap kali diberikan layanan informasi kemudian dibaerikan sebuah tayangan film yang sesuai dengan materi yang diberikan sehingga siswa memiliki gambaran. Pemberian layanan informasi karir dengan menggunakan media film diharapkan dapat membantu siswa dalam pemahaman tentang mengambil keputusan karir untuk mempersiapkan masa depannya sehingga siswa tidak lagi merasa bingung, ragu-ragu ataupun salah dalam membuat keputusan karirnya. Dengan adanya sebuah kelebihan media film tersebut maka diharapkan banyak manfaat bagi siswa selain memberikan suatu hal yang menarik perhatian akan lebih baik memberikan sebuah kesan nyata sehingga siswa lebih paham dengan apa yang disampaikan.

 

Daftar Pustaka

Arsyad, azhar 2009. Media pembelajaran. Jakarta : PT. Raja grafindo

Walgito, Bimo.2010.Bimbingan dan Konseling (Studi & Karir). Yogyakarta: Andi

Windrati Setiyo Ratih, S.Pd

Pengampu BK SMAN 1 Panawangan

Search

Popular Tags

Vinaora Visitors Counter

071226
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
94
95
1083
69599
357
2915
71226

Your IP: 34.229.119.176
2022-12-04 19:44